Product engineering / visualisasi dataKARYA / ISN-LAB

ISN Lab

Riset yang bisa dilihat

Portal riset interaktif untuk SISJ. File CSV, Excel, dan PDF milik peneliti diubah menjadi peta dan grafik langsung di halaman.

FIG. 00
2021SISJ — Society of Indonesian Science JournalistsMELALUI PT Centaury GroupBAGIAN TERSULIT

Masalahnya

Setiap peneliti mengirim format yang berbeda. Portal yang hanya menerima satu bentuk data akhirnya hanya menerbitkan ringkasan riset, bukan risetnya sendiri.

Pendekatannya

Baca file-nya dulu — CSV, Excel, atau PDF — pahami isinya, baru pilih visualisasi yang benar-benar bisa ditopang oleh data itu.

ISN Lab menerbitkan riset di web dengan cara riset sebenarnya dibaca: dengan melihatnya. Backend Laravel menyimpan materinya, frontend Next.js dan Tailwind menyajikannya.

Bagian saya ada di antara keduanya — fitur yang mengambil file milik peneliti dan mengubahnya menjadi peta interaktif, grafik, dan visualisasi lain di halaman.

01 / Tentang proyek ini

Tiga hal yang perlu kamu tahu.

Gambaran pekerjaannya, sebelum masuk ke bagian yang sulit.

FIG. 01

Portal untuk riset, bukan untuk makalah.

Inti portal ini adalah temuan yang bisa dijelajahi, bukan sekadar dideskripsikan. Pembaca semestinya bisa menelusuri data yang dikumpulkan peneliti, bukan membaca satu kalimat yang merangkumnya.

Itu hanya bisa terjadi kalau visualisasinya berasal dari data asli peneliti. Mengetik ulang angka ke aplikasi grafik akan menjadikan portal ini sekadar tempat publikasi, bukan tempat riset.

FIG. 02

Setiap peneliti mengirim bentuk yang berbeda.

File datang dalam bentuk CSV, Excel, dan PDF. Ketiganya tidak pernah sepakat soal letak header, cara menamai wilayah, atau apakah sebuah kolom berisi angka atau catatan tentang angka.

Tidak ada format yang bisa dijadikan standar, karena datanya sudah terkumpul. Sistemnya harus menerima apa yang benar-benar dimiliki peneliti.

FIG. 03

Baca datanya sebelum memilih visualnya.

Jadi tool ini membaca file-nya lebih dulu dan mencari tahu isinya — kolom mana yang berisi lokasi, mana yang berisi deret angka, mana yang berupa label — baru kemudian memutuskan apa yang bisa digambarkan dengan jujur.

Urutan itu penting. Peta ditawarkan kalau ada data geografis untuk dipetakan, grafik kalau ada deret angka untuk diplot. Datanya yang menentukan visualisasi, bukan template.

02 / Bagian tersulit

Format yang tidak pernah seragam

Bagian tersulitnya bukan menggambar grafik, melainkan memutuskan apa yang sanggup ditopang oleh file di depanmu.

FIG. 01CARA KERJANYA

Cara kerjanya / langkah 01 dari 03

Terima file apa adanya.

CSV, Excel, atau PDF, dengan tata letak apa pun yang dipakai peneliti. Tanpa langkah persiapan, tanpa template yang harus diisi dulu — prosesnya dimulai dari file yang sudah ada.

03 / Yang bisa kamu buka

Sudah terbit dan aktif. Tautan di bawah mengarah langsung ke proyeknya.

Tools, sistem, dan produk lainnya.

Kembali ke semua karya

Loading

Still loading. The connection may be slow. This page could not load. Check the connection and reload.