# Warehouse Management: Stok yang harus selalu cocok

> Tool internal untuk gudang sembako: stok, barang masuk dan keluar, pengiriman, dan satuan yang bertingkat sampai lima level.

- Situs: Falah Isnan (https://falah-isnan.com/work/warehouse-management)
- Penulis: Falah Isnan (https://falah-isnan.com/)
- Terbit: 2026-09-23
- Diperbarui: 2026-09-23
- Bidang: Tool operasional internal
- Fokus: Hitungan yang presisi dalam pekerjaan sehari-hari
- Tahun: 2022
- Peran: Tool internal — stok, pergerakan barang, dan pengiriman
- Klien: Private company
- Stack: Tidak dipublikasikan
- Akses: Proyek privat

## Masalahnya

Satu produk bisa punya beberapa satuan dengan aturan berbeda. Isi per pak tidak selalu sama, strukturnya bisa sampai lima level, dan barang rusak tetap harus dinilai sampai satuan terkecil.

## Pendekatannya

Beri setiap produk tangga satuannya sendiri, dimulai dari satuan dasar ke atas. Catat pergerakan barang, bukan angka stok yang disimpan, dan hitung kerusakan turun sampai ke satuan dasar alih-alih dibulatkan menjadi satu pak.

Aplikasi internal untuk gudang sembako: apa yang masuk, apa yang keluar, apa yang sedang dikirim, dan apa yang benar-benar ada di rak saat ini.

Software yang tidak mencolok, tetapi intinya menuntut ketelitian. Stok hanya sebaik hitungan di baliknya, dan di gudang ini hitungannya tidak mau bekerja sama.

## Tentang proyek ini

### Stok adalah soal pergerakan, bukan sekadar angka.

Barang masuk, barang keluar, dan pengiriman adalah tiga kejadian berbeda yang bermuara pada angka yang sama. Kalau hanya angkanya yang dicatat, kamu tahu jumlahnya, tapi tidak tahu bagaimana bisa sampai ke sana.

Karena itu sistem mencatat setiap pergerakan dan menghitung stok darinya, alih-alih menyimpan satu angka dan berharap pergerakannya selalu cocok.

### Satu barang, lima satuan, tidak ada yang sama.

Satu produk bisa punya beberapa satuan ukur, masing-masing dengan aturannya sendiri. Isi per pak berbeda antarproduk, dan struktur satuannya bisa sampai lima level.

Artinya, tidak ada tabel konversi yang berlaku untuk semua. Setiap produk punya tangga satuannya sendiri, dan sistem harus bisa bekerja dengan satuan apa pun yang sedang dipegang petugas gudang.

### Kerusakan harus bisa dihitung sampai angka pasti.

Saat barang rusak, kerugiannya harus dinilai sampai satuan terkecil produk itu — bukan dibulatkan menjadi satu pak tempat barang itu kebetulan berada.

Kasus inilah yang menentukan model datanya. Kalau tangga satuannya benar, kerusakan hanya soal hitungan. Kalau salah, setiap pak yang rusak harus ditaksir secara manual.

## Bagian tersulit: Satuan yang tidak habis dibagi

Lima level satuan, isi yang berbeda di tiap level, dan tangga satuan yang berbeda untuk setiap produk.

1. **Mulai dari satuan terkecil yang ada.** Untuk setiap produk, satuan dasarnya adalah satuan terkecil yang masih masuk akal dipecah di gudang. Semua satuan di atasnya didefinisikan terhadap satuan dasar itu, bukan terhadap satu sama lain.
2. **Biarkan setiap level punya isinya sendiri.** Satu pak tidak selalu berisi jumlah biji yang sama antarproduk, dan satu dus tidak selalu berisi jumlah pak yang sama. Setiap anak tangga menyimpan pengalinya sendiri, per produk.
3. **Nilai kerusakan sampai ke bawah.** Barang rusak dikonversi turun ke satuan dasar dan dinilai di sana, sehingga kerugian di dalam satu pak tercatat sesuai kenyataannya, bukan sebagai satu pak utuh.

## Yang bisa kamu buka

Tool internal. Aplikasi, tautan, dan nama gudang klien tidak dipublikasikan. Semua yang ditulis di sini menjelaskan masalah dan pendekatannya, bukan tampilan layarnya.
